Sistem penyimpanan dan penelusuran dokumen akademik secara terpusat.
Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh kompetensi,motivasi,disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Puskesmas Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana variabel-variabel seperti kompetensi, motivasi, disiplin kerja, dan lingkungan kerja mempengaruhi kinerja pegawai dalam lingkup pelayanan kesehatan publik.
Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional (kuantitatif) dengan pendekatan Cross Sectional Study yang dilaksanakan di Puskemas Baranti Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang periode bulan November 2024-Januari 2025
Berdasarkan hasil analisis, kompetensi, disiplin kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Kompetensi memiliki pengaruh paling kuat (signifikansi 0,000). Disiplin kerja (0,041) dan lingkungan kerja (0,016) juga berpengaruh positif. Motivasi memiliki nilai signifikansi 0,254 (tidak signifikan). Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan (F = 11,532; p = 0,000). Model menjelaskan 48,4% variasi kinerja pegawai..
Kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal seperti kompetensi, motivasi, kepemimpinan, lingkungan kerja, serta sistem penghargaan. Kemampuan individu dan dukungan manajerial menjadi kunci utama dalam pencapaian kinerja. Motivasi intrinsik dan ekstrinsik juga berperan penting. Lingkungan kerja yang positif dan adil meningkatkan keterlibatan. Sistem evaluasi dan penghargaan yang transparan mendorong hasil kerja yang optimal.
Pentingnya lingkungan kerja yang positif sejalan dengan prinsip Espirit de Corps (semangat kebersamaan). Variabel disiplin kerja mencerminkan prinsip Discipline dan Order, sementara kompetensi dan motivasi berkaitan dengan prinsip Unity of Direction dan Equity, yang menekankan pentingnya arahan yang jelas dan perlakuan yang adil dalam meningkatkan kinerja.
Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa upaya peningkatan kinerja pegawai di sektor pelayanan publik seperti Puskesmas harus mempertimbangkan secara serius faktor-faktor internal yang mendukung kerja pegawai. Pendekatan manajerial yang terstruktur dan berlandaskan teori manajemen klasik dapat menjadi dasar yang kuat dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif.
Copyright © 2026 Repository System UMS RAPPANG
Biro Sistem Informasi dan Perpustakaan | Platform Arsip dan Publikasi Akademik Resmi.