Sistem penyimpanan dan penelusuran dokumen akademik secara terpusat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara desentralisasi kewenangan dan kapasitas kelembagaan lokal dalam meningkatkan kinerja manajemen usaha peternakan ayam broiler di Kabupaten Sidenreng Rappang. Sektor peternakan ayam broiler menjadi salah satu tulang punggung ketahanan pangan dan perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan dalam hal produktivitas, efisiensi manajerial, dan penerapan standar pemeliharaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap peternak, perangkat pemerintah daerah, serta lembaga pendukung sektor peternakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desentralisasi memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk merancang kebijakan responsif terhadap kebutuhan lokal, namun keberhasilan implementasinya sangat ditentukan oleh kapasitas kelembagaan, khususnya dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kelembagaan lokal yang adaptif, terkoordinasi, dan memiliki sumber daya memadai terbukti mampu mendorong praktik manajemen yang lebih efisien dan berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan fungsi kelembagaan melalui peningkatan kompetensi SDM, alokasi anggaran yang tepat sasaran, serta pengembangan model kemitraan strategis antara pemerintah, peternak, dan sektor swasta. Kontribusi ilmiah dari studi ini terletak pada integrasi perspektif administrasi publik dan manajemen agribisnis dalam mengevaluasi efektivitas desentralisasi melalui kapasitas kelembagaan lokal, yang dapat menjadi referensi konseptual dan praktis dalam pengembangan tata kelola peternakan berbasis komunitas.
Copyright © 2026 Repository System UMS RAPPANG
Biro Sistem Informasi dan Perpustakaan | Platform Arsip dan Publikasi Akademik Resmi.