Sistem penyimpanan dan penelusuran dokumen akademik secara terpusat.
Perilaku patologi remaja seperti kenakalan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah serius di Kabupaten Sidenreng Rappang. Berbagai faktor seperti pengaruh lingkungan, teman sebaya, serta lemahnya bimbingan moral membuat remaja rentan terjerumus dalam perilaku menyimpang. Untuk mengatasinya, kepolisian melakukan inovasi melalui bimbingan masyarakat berbasis media video animasi sebagai pendekatan komunikasi publik yang lebih menarik bagi remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan video animasi dalam program bimbingan kepolisian, faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta persepsi remaja terhadap media tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap risiko perilaku menyimpang. Konten visual yang sederhana, relevan, dan mudah dipahami membuat pesan kepolisian lebih diterima. Namun, keterbatasan fasilitas teknologi di beberapa wilayah menjadi kendala implementasi.Secara keseluruhan, program bimbingan berbasis video animasi dinilai efektif dan dapat menjadi model pencegahan perilaku patologi remaja yang inovatif bagi daerah lain.
Copyright © 2026 Repository System UMS RAPPANG
Biro Sistem Informasi dan Perpustakaan | Platform Arsip dan Publikasi Akademik Resmi.